TERBARU Cerita Horor · Misteri Nusantara · Hantu Indonesia · Tempat Angker · Legenda Urban

Pedoman Editorial

Pedoman Editorial OMA55 menjelaskan standar yang digunakan saat memilih topik, memeriksa sumber, menulis, menyunting, memperbarui, dan mengoreksi artikel. Pedoman ini berlaku untuk konten misteri Nusantara, hantu Indonesia, legenda urban, tempat yang dianggap angker, sejarah lokal, dan pengalaman pembaca.

Tujuan Penerbitan

OMA55 bertujuan mendokumentasikan cerita dan budaya horor Indonesia dalam format yang menarik, mudah dibaca, dan bertanggung jawab. Kami tidak bermaksud membuktikan klaim supernatural, menakut-nakuti pembaca agar mengambil keputusan berbahaya, atau menggantikan informasi dari pemerintah, tenaga kesehatan, pengelola wisata, maupun aparat keselamatan.

Pemisahan Fakta, Folklor, dan Pengalaman

  • Fakta terverifikasi: informasi yang dapat diperiksa melalui sumber resmi, penelitian, arsip, dokumen sejarah, atau laporan kredibel.
  • Folklor dan legenda: cerita yang diwariskan melalui tradisi lisan, kepercayaan daerah, karya budaya, atau versi masyarakat.
  • Pengalaman pribadi: kesaksian individu yang dapat terasa nyata bagi pencerita, tetapi tidak selalu dapat diverifikasi secara independen.
  • Hipotesis atau penjelasan: kemungkinan yang didukung alasan atau bukti awal, tetapi belum menjadi kesimpulan pasti.
  • Spekulasi: dugaan yang belum mempunyai dukungan memadai dan harus disebut sebagai dugaan, bukan fakta.

Judul, pembuka, subjudul, gambar, dan meta description tidak boleh mengubah legenda menjadi fakta. Jika terdapat beberapa versi cerita, artikel harus menyebutkan bahwa versinya dapat berbeda menurut daerah, periode, atau sumber.

Standar Sumber

Untuk informasi yang berkaitan dengan sejarah, lokasi, keselamatan, kesehatan, cuaca, geologi, atau kebijakan publik, redaksi mengutamakan situs pemerintah, lembaga resmi, jurnal atau penelitian akademik, museum, arsip, dan organisasi yang mempunyai kewenangan pada topik tersebut. Media kredibel dapat digunakan sebagai sumber pendukung apabila sumber primer tidak tersedia.

Artikel tidak boleh hanya menyalin satu sumber. Informasi yang material sebaiknya dibandingkan dengan sumber lain ketika memungkinkan. Tautan eksternal dipilih karena relevansi, bukan karena pembayaran tersembunyi atau pertukaran tautan manipulatif.

Proses Penulisan dan Penyuntingan

  1. Menentukan search intent dan pertanyaan utama pembaca.
  2. Membuat kerangka H1, H2, dan H3 yang mudah dipindai.
  3. Mengumpulkan sumber dan memisahkan informasi terverifikasi dari cerita budaya.
  4. Menulis pembuka yang langsung menjawab inti topik.
  5. Menambahkan internal link hanya jika membantu pembaca memahami topik terkait.
  6. Memeriksa judul SEO, slug, meta description, gambar, alt-text, dan FAQ.
  7. Membaca ulang artikel untuk mengurangi pengulangan, klaim berlebihan, dan keyword stuffing.
  8. Memeriksa tampilan publik serta tautan sebelum atau segera setelah penerbitan.

Standar Gambar dan Ilustrasi

Gambar horor di OMA55 dapat berupa ilustrasi atau visual hasil pengolahan kreatif. Gambar tersebut tidak boleh disajikan sebagai bukti penampakan nyata. Alt-text harus menjelaskan isi gambar secara deskriptif dan tidak mengulang kata kunci secara berlebihan. Visual tidak boleh menampilkan data pribadi, eksploitasi korban, kekerasan grafis, atau identitas seseorang tanpa izin.

Penggunaan Alat Bantu Digital

Redaksi dapat menggunakan alat bantu digital untuk riset awal, penyusunan struktur, pemeriksaan bahasa, optimasi SEO, dan pembuatan ilustrasi. Alat bantu tidak menggantikan tanggung jawab editorial. Informasi faktual, sumber, tautan, judul, dan hasil akhir tetap harus diperiksa sebelum diterbitkan.

Pengalaman Pembaca dan Privasi

Cerita kiriman pembaca dapat disunting untuk kejelasan, panjang, keamanan, dan privasi. Nama dapat disamarkan. Pengirim tidak boleh menyertakan alamat lengkap, nomor identitas, nomor telepon, informasi anak, data kesehatan, atau tuduhan terhadap orang yang dapat dikenali. OMA55 berhak menolak cerita yang berisi doxing, fitnah, ujaran kebencian, eksploitasi tragedi, atau ajakan melakukan tindakan berbahaya.

Koreksi dan Pembaruan

Kesalahan ejaan dan format dapat diperbaiki tanpa catatan khusus. Jika koreksi mengubah makna utama, konteks sejarah, sumber, atau kesimpulan artikel, redaksi sebaiknya menambahkan keterangan pembaruan. Artikel lama dapat diperbarui ketika sumber berubah, tautan rusak, informasi keselamatan diperbarui, atau terdapat artikel baru yang perlu dihubungkan.

Untuk mengajukan koreksi, kunjungi halaman Kontak dan sertakan URL artikel, kutipan bagian yang dipermasalahkan, alasan koreksi, serta sumber pendukung. Informasi tentang tim yang mengelola proses ini tersedia pada halaman Redaksi & Penulis.

Independensi dan Praktik SEO

OMA55 menggunakan SEO untuk membantu pembaca menemukan artikel, bukan untuk memanipulasi hasil pencarian. Kami menghindari keyword stuffing, tautan spam, konten otomatis tanpa pemeriksaan, judul yang tidak sesuai isi, dan klaim palsu. Jika suatu saat terdapat konten berbayar, afiliasi, atau kerja sama komersial, hubungannya harus diungkapkan secara jelas.

Keselamatan Pembaca

Artikel tidak boleh mendorong pembaca memasuki hutan, bangunan rusak, gunung, gua, sungai, pantai, atau lokasi terlarang tanpa izin dan persiapan. Informasi perjalanan harus mengarahkan pembaca kepada pengelola resmi, prakiraan cuaca, petugas keselamatan, dan aturan setempat. Dalam keadaan darurat, ikuti petunjuk otoritas, bukan cerita mistis.

Tanggal Berlaku

Pedoman ini berlaku sejak 28 Agustus 2026 dan dapat diperbarui sesuai perkembangan situs. Baca juga halaman Tentang Kami, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer.